Naik Level

1182 Kata

“Riu sudah tidur?” Airin yang sedang duduk di depan meja riasnya itu bertanya pada Arthur yang baru masuk ke dalam kamar mereka. “Iya. Dia jadi anak manis yang tidur cepat tanpa rewel malam ini. Sepertinya tahu jika mamanya sudah tidak sabar menunggu papanya di kamar,” sahut Arthur yang membuat Airin memicingkan kedua matanya. “Kelihatan sekali jika kau yang tidak sabar menemuiku di sini,” balas Airin sambil memoleskan lipmask di bibirnya. “Iya, aku sudah sangat tidak sabar. Kemarilah, Sayang.” Dan bukan Arthur namanya jika tidak memanfaatkan kesempatan untuk menggoda Airin. Pria yang sudah berbaring di atas tempat itu menepuk-nepuk tempat kosong di sebelahnya, mengundang Airin untuk naik ke sana. Setelah menyelesaikan rutinitas skin care malamnya, Airin naik ke atas tempat tidurnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN