"Kak Ibas..." Popy tersadar bahwa pria yang dia panggil dengan sebutan 'Ben' itu bukanlah suaminya, melainkan orang lain. Nibras menunjukan senyumnya lagi. "Kamu sudah bangun? Apakah ingin minum? Akan aku ambilkan," ujar Nibras. Dia cepat-cepat mengambil minum untuk Popy. Tak Tak Tak Sret Nibras memberikan segelas air hangat pada Popy. Popy melihat gelas itu, lalu dia melirik ke segala arah, di dalam ruang itu, bukan hanya ada Nibras saja, tetapi beberapa anggota keluarganya yang lain. Ibunya telah pulang beristirahat di rumah, Randra mengantar istrinya. Ada Alan dan Liham, ada juga Seorang gadis berambut pirang, Casilda. Sedangkan orang yang dia cari tidak terlihat. Popy melesukan wajahnya. Ya, tentu saja Ben tidak ada di ruang itu. Sret Brrt brrtt brrtt Popy mengambil gelas i

