"Ben, disini ramai." Popy melirik ke kiri dan kanan. Banyak orang berlalu-lalang. "Ya. Disini termasuk kota yang paling ramai di Thailand, Pattaya merupakan pusat prostitusi terbesar di negara ini." Sret Hap Popy memeluk erat tubuh Ben. "Iiiiiiiiii!" Popy menggerak-gerakan tubuhnya seperti ular. Ben tertawa geli. "Jangan khawatir aku ada disini." Ben merangkul Popy. "Pantesan, baju kakak-kakak itu kaya udah disobek-sobek." Ujar Popy melirik beberapa gadis di sekitarnya dengan baju terbuka kurang bahan dan kurang jahitan. "Duduk-duduk disitu lagi, ada juga yang berdiri, nggak dingin yah?" "Eh!? Ben, mereka lagi panggil Poko dan Ben," ujar Popy. Ben melirik ke arah wanita-wanita yang melambaikan tangan ke arahnya, dia menaikan sebelah alisnya. "Yakin mereka memanggilmu?" "Em.

