Miranda diajak ke toilet yang berada di ruangan itu, Mereka membasuh diri sebelum mengenakan kembali pakaiannya masing-masing. "Mira, sampai kapan kamu bisa bertahan seperti ini? Apakah kamu tidak bisa melawan saat karakter Manda akan muncul?" tanya Mahisa menatap lekat pada kedua manik mata Miranda. "Entahlah, dia bisa muncul kapan saja, terutama saat aku tertidur. Selama aku punya energi yang cukup, maka aku masih bisa mengendalikannya," jawab Miranda. "Kamu harus menemui Robert, ada yang ingin dibahasnya denganmu, tapi Mira ... bisakah kamu berjanji untuk tidak melakukan apa yang tadi kita lakukan? Jujur saja, aku tidak rela berbagi tubuhmu dengan siapa pun," tandas Mahisa, "Apakah berlebihan keinginanku?" lanjutnya. Miranda menggelengkan kepalanya, sedikit luka terbuka lagi dala

