Kali ini, bahas yang ringan dulu ya, Mohon tap Lovenya dan follow akun author, terimakasih. Gadis kecil itu dirawat di kediaman Dewa, di kamarnya Mahisa. Selang infus masih menancap di punggung tangannya, seorang dokter dan perawat standby di sana. "Gimana keadaan kamu, Sayang?" Tangan kekar itu mengelus lembut kepala putrinya yang sedang duduk memainkan boneka. "Ibel gak apa-apa, Pi ... cuma kepala Ibel pusing," jawab gadis kecil itu. "Hm ... sabar ya, tubuhmu harus berproses menuju sembuh," hibur Mahisa, "Oya, hari ini kita kedatangan tamu jauh yang selalu kamu rindukan dan tamu jauh juga yang sangat ingin mengenalmu," lanjut Lelaki itu. Isabel mengangguk, ia sudah tahu kalau Hatsuka sudah sampai dan masih berada di hotel sedang bersiap-siap menemuinya. Juga ia tahu bahwa sang nene

