Bunda memberi kabar jika Eyang Marwa dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri. Semalam demam tinggi dan sempat kejang sebentar. Setelah itu, langsung pingsan. Saat ini aku sedang menuju ke rumah sakit tempat Eyang di rawat. Meninggalkan Mas Agung yang masih nyenyak dalam tidurnya. Perasaanku tidak enak takut terjadi sesuatu dengan Eyang. Saat menjenguk suamiku dua minggu lalu beliau memang sudah terlihat pucat namun masih memaksa ikut ke Semarang. Setelah kembali ke Sleman kesehatannya semakin memburuk tapi menolak dibawa ke rumah sakit. Alasannya, kasihan dengan Umi Farah di rumah sendirian. Padahal ada ART yang menjaganya. “Bagaimana keadaan Eyang, Bun?” tanyaku setelah sampai rumah sakit. “Masih sama seperti semalam, Nak.” Eyang tengah berada di ruang ICU dan aku t

