Tiga bulan kemudian Apa yang dipertahankannya sampai detik ini, rasanya sia-sia saja saat mengetahui Alana tengah bermain dibelakangnya selama ini. Entah Arslan yang dibodohi atau dirinya yang selama ini bodoh sendiri. Seharusnya Arslan sadar, kenapa Alana sering sekali berpergian ke luar negeri sampai berbulan-bulan lamanya. Argh bodoh! Coba saja semalam dirinya tak membuka amplop coklat dari pengirim asing, mungkin saat ini ia masih menganggap jika Alana adalah wanita baik-baik. Sampai detik ini juga, Arslan masih dibingungkan dengan orang yang telah mengirimkan amplop berisi foto-foto tak senonoh Alana, dengan pria lain! "Aku benar-benar akan memutuskan hubungan dengan mu. Kau p*****r Alana!" geram Arslan. Tangannya bergerak membuang barang-barang yang ada diatas meja kerja. Bagi

