Chapter 43

1107 Kata

“Ah, Arslin sayang. Kenapa menangis Hem?” Saat ini bayi Arslin tengah terlelap di gendongan Rexia. Wanita itu sendiri baru saja keluar dari kamar mandi, dan terkejut mendengar tangisan Arslin yang keras. “Kamu habis mandi?” tanya Berta. “Iya, dia memaksa ingin mandi. Katanya badannya lengket semua.” jawab Fawnia. Berta mengangguk, jadi itu alasan putrinya lama sekali berada di kamar mandi. Bahkan putrinya itu tidak sempat menyambut kedatangan tamu yang berniat menjenguknya. Andai Rexia bertemu dia. “Oh iya, tadi siapa?” tanya Fawnia. Wanita itu sedikit familiar dengan suara yang tadi dia dengar. Seperti suara seseorang yang dikenalinya, tapi Fawnia sendiri masih tidak yakin. “Oh dia, dia itu rekan bisnis ku. Dia datang langsung dari Rusia kemari, dan dengan jahatnya aku tidak bisa m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN