"Sisil!" itu suara Malik yang memanggil dari kejauhan. Aneth menghentikan langkahnya menatap Malik yang menghampirinya dengan ekspresi khawatir. "Kenapa?" tanya Malik cepat. Aneth menggeleng berusaha menahan tangis. "Gue mau pulang," ucap Aneth serak. "Iya, tapi kenapa? Papa ada di ruang Kepala Sekolah, mau kesana?" tawar Malik membiarkan gadis itu berpegangan pada bahunya. "Gue mau pulang!!" bentak Aneth dan dengan segera Malik menuntunnya menuju parkiran. Malik menyetir, sedangkan Aneth duduk dibelakang enggan menatap keluar jendela. Banyak orang yang dibuat kebingungan dengan hal tersebut. "Aneth mana!?" tanya Nathan menatap ruang kelas. "Bukannya tadi sama elo?" tanya Defa balik. "Argh!" bentak Nathan kemudian pergi. "Kenapa lagi nih?" tanya Irhan namun tak mendapat jawaban,

