16

1019 Kata

Seorang gadis tengah duduk dibalkon kamarnya menikmati udara malam yang membuatnya merasa lebih tenang. Hari ini terasa melelahkan, ditambah ia harus melihat gadis bernama Aleta yang seolah membatasi gerakan Nathan untuk mendekatinya. Tapi Anetn tidak mempermasalahkan hal itu, yang ia ingin hanya ketenangan dan kesenangan. Ia tak butuh cinta, sebab karena cinta, seseorang dapat berubah seperti yang ia rasakan saat ini. "Woy!" Aneth terkejut saat Defa tiba-tiba duduk disampingnya. "Ngelamun, Neng?" tanya Defa terkekeh. Aneth menyenderkan kepalanya pada bahu pemuda itu. "Gue bingung," ucapnya sambil memejamkan mata. "Tumben, biasanya elo selalu yakin sama apa yang elo lakuin," balas Defa membuat Aneth tersenyum. "Itu sebelum kedatangan Nathan," tutur Aneth, Defa mengerti lalu mengusap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN