Dean sampai di rumah dan langsung ke kamar. Dia mengambil koper sambil menyusun semua barangnya. Pria itu sudah diam – diam memesan tiket dan pemberangkatannya hanya beberapa jam lagi. Saat sudah selesai dengan kopernya, Dean langsung mencari surat – suratnya seperti paspor. Tapi, dia tidak menemukan semua itu di lemari penyimpanannya. ‘ Aku yakin simpannya di dalam sini?’ batin Dean mencoba mencari lagi. Dia tidak mungkin bisa pergi tanpa surat – surat itu. Saat sibuk mencari, pintu kamarnya tiba – tiba terbuka. Pria itu terkejut dan berbalik. Ia mendapati sang ibu sedang bersidekap dadaa ke arahnya. “ Benar juga kata Papamu. Kamu nekat mau pergi ke Indonesia. Papamu sudah mengamankan paspormu sehingga kamu gak bisa ke mana pun.” Elly berkata dan sontak hal itu membuat Dean terkejut. DI

