Langit terlihat mendung sore ini ketika Keyra keluar dari gedung fakultas tempatnya menuntut ilmu selama tiga tahun terakhir. Ia terpaksa ke kampus karena harus menyerahkan berkas pengajuan sidang proposal skripsi karena salah seorang temannya memintanya untuk ditemani ke ruang staf bagian akademik. Padahal ia sedang malas bepergian ke mana pun. Ia memperhatikan sekelilingnya. Beberapa mahasiswa baru saja keluar setelah mengikuti perkuliahan. Senyum tipis tampak di wajahnya. Suasana seperti inilah yang akan ia rindukan ketika ia berhasil meraih gelar sarjananya. Ingatannya kembali pada kejadian seminggu yang lalu, saat pria yang selama ini ia cintai diam-diam datang bersama keluarganya untuk melamarnya. Selama itu pula Fahri tak memberikan kabar melalui pesan. Ia tak pernah meragukan ket

