Setengah jam lagi ujian akan dimulai. Nayyara sudah duduk tenang di kursinya sambil mengulang kembali hafalan Al-Qur'an yang selalu rutin ia lakukan di saat ia akan ujian. Tujuannya, agar ia tidak gugup dan tetap tenang apalagi ujiannya kali ini adalah penentu kelulusannya di jenjang program doktoral yang telah ia ikuti selama tiga tahun. Konsumsi untuk dosen pembimbing, dosen penguji, dan para peserta sudah siap. Kali ini Rafa memilih absen dari kantor demi menyemangati sang kakak. Denis dan Renata akan datang terlambat mengingat mereka harus menghadiri acara peresmian gedung baru perusahaan salah satu koleganya. "Kak Nay!" seru Rafa. "Eh, Dek!" "Tenang banget sih, Kak. Kalo aku mah udah keringat dingin duluan," ujar Rafa. Nayyara tersenyum sambil mengacak gemas rambut adiknya ya

