
Aisyah (18th) dipaksa menikah dengan seorang ustadz -
Zaki (28th), oleh abahnya yang merupakan Kiyai-pimpinan
pondok pesantren ternama. Gadis yang masih duduk di
bangku SMA itu berusaha menolaknya. Namun usahanya
gagal karena perintah Kiyai tidak dapat diganggu gugat.
Akhirnya Aisyah pun terpaksa menikah dengan Zaki. Sejak
awal pernikahan, Aisyah bersikap sangat menyebalkan
hingga menguji kesabaran Zaki. Namun, Zaki menemukan
cara untuk mengendalikan Aisyah.
la memegang kartu As Aisyah yang takut disentuh olehnya
dengan berjanji tidak akan menyentuh Aisyah sampai
diizinkan. Namun, Aisyah harus menuruti semua ucapan
Zaki. Jika melanggar, maka Zaki akan 'menyentuhnya.
Hingga suatu hari, Zaki yang sudah kehabisan akal pun
merubah sikapnya. la yang tadinya selalu lembut, kini
pura-pura bersikap dingin dan berusaha membuat Aisyah
cemburu.
Usaha Zaki pun berhasil. Aisyah yang sudah terbiasa
mendapat perhatian dari Zaki itu merasa kehilangan ketika
Zaki mengabaikannya. la bahkan cemburu kala melihat Zaki
akrab dengan wanita lain.
Satu sisi Aisyah sangat ingin mengakui perasaannya.
Namun di sisi lain ia sangat gengsi karena sejak awal
sudah terlanjur mengatakan bahwa tidak akan jatuh cinta
pada suaminya. Bahkan tak jarang Aisyah tergoda oleh
ketampanan dan tubuh sang suami yang atletis itu.
