Akhirnya Dira pun menganggukkan kepalanya. Dia setuju dengan apa yang dikatakan oleh Avan. Setelah melihat anggukan kepala dari perempuan yang duduk di sebelahnya membuat Avan pun langsung menyunggingkan senyumannya. Akhirnya apa yang dia inginkan sudah terpampang di depan mata. Begitu juga dengan Dirga dan Vani. Sepasang suami istri itu tampak menghembuskan napas leganya. Tentu saja sebagai orang tua, mereka juga merasa was-was jika ketakutan mereka akan terjadi. Meskipun mereka percaya jika putrinya tidak akan membuat mereka malu, tapi tetap saja mereka merasa cemas. Apalagi Dira tinggal di luar negeri dan jauh dari pengawasan mereka berdua. “Terima kasih, Sayang,” lirih Avan. Dira hanya tersenyum menaggapi ucapan dari calon suaminya tersebut. Akhirnya sarapan pun selesai dan merek

