Mau tidak mau Avan harus bisa menjelaskan tanpa harus membuat calon istrinya itu nantinya salah paham kepada dirinya. Ia harus pintar mengolah kata untuk meyakinkan perempuan yang tidak lama lagi akan dia nikahi ini. “Mengenal secara pribadi sih nggak. Tepatnya Kakak lebih mengenal orang tuanya yang bernama Jonas. Dia juga pengusaha di negara ini, tapi liciknya minta ampun. Dia udah menyabotase barang yang dikirim untuk perusahaan,” ucap Avan mulai membuka suaranya untuk bercerita. Pria itu tidak berbohong. Pada waktu itu memang itulah yang terjadi. Jonas yang merupakan salah satu lawan bisnisnya telah bertindak curang. Barang yang sudah dipesan oleh perusahaannya telah disabotase. Pengusaha tua itu ingin membuat perusahaan Avan merugi karena ia ingin menjatuhkan lawan bisnisnya dengan

