Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam dan Farel baru menyelesaikan check up nya. Panji dan Sergio pulang lebih awal. Karna takut ditanya sama anaknya kenapa pergi begitu lama. Adrian lah yang setia menemani Farel hingga selesai check up. Farel dinyatakan sembuh total. Hanya perlu check jika merasa sakit dibagian yang tertembak itu. "Lo pakai baju putih celana putih gini dengan wajah masih pucat dan pulang malam. Bakalan dikira hantu. Sumpah!" ucap Adrian mengangkat tangannya membentuk huruf V. Farel terkekeh. "Nggak papalah dikira hantu." "Orang rumah pasti kaget ngelihat lo! Mereka kan nggak tau kalo lo masih hidup dan Pak Sergio aja yang tau." "Gue mau pulang sekarang karna udah rindu banget sama, Dinda." Farel tersenyum. ~ ~ ~ ~ Suara alunan angklung dan sinden membuat suasana

