Halaman 66

902 Kata

Sarapan pagi itu memang paling enak bersama. Disini tak membedakan mau pembantu ataupun yang lainnya. Mereka sarapan dengan majikan. Meja makan Farel cukup untuk 30 orang. Farel memang menyarankan sarapan bersama. Farel tak mau membedakan pembantu dan dirinya. Yang beda hanya pembagian rezeki nya saja. Mungkin rezeki mereka diperantara lewat Farel. Awalnya mereka canggung makan begini dengan majikan. Karna menurut mereka tak sopan saja. Tapi lama kelamaan sudah biasa dan seperti keluarga. Tak ada pembantu yang memakai pakaian lumus atau layaknya pembantu. Semua pembantu maupun pekerja lainnya memakai barang branded yang setiap bulan selalu Farel kasi ke mereka. Berapalah harga barang branded bagi Farel. Berlian pun bisa ia kasi ke pembantu nya. Tapi kebahagiaan dan kebersamaan it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN