Halaman 51

971 Kata

Dinda dan Farel udah sampai di jogja. Farel menggendong dinda ala bridal style. Karna wanita itu tertidur begitu pulas. Mungkin kecapean. "Selamat datang Tuan," sambut 2 pembantu pesanan Farel. Farel tersenyum. "Semoga betah ya, Bi. Saya ke atas dulu," pamit Farel. "Iya Tuan." Farel sengaja mengambil pembantu yang berumur dan tak punya keluarga. Hitung hitung menjaga Dinda dan bisa merawat pembantu yang sudah tua juga. Farel tak tega saja jika pembantu yang tua kerja dengan majikan yang kejam. Dan kebetulan tempat pesanan pembantunya hanya tersisa dua yang tua. Kalo ambil yang muda takutnya jadi perusak rumah tangga. Farel meletakkan Dinda dengan perlahan diranjang. Namun wanita itu malah membuka matanya dan tak mau melepaskan pelukan di leher Farel. "Kamu mau kemana lagi?" ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN