bc

Love & Believe

book_age16+
5
IKUTI
1K
BACA
fated
powerful
inspirational
student
humorous
lighthearted
highschool
coming of age
first love
school
like
intro-logo
Uraian

Memiliki kehidupan tapi tidak seindah ekspetasi membuat seorang siswi bernama Emma kaget dengan kehidupan barunya di masa SMA. Dia ingin sekali hidup damai tanpa masalah tetapi malah alam semesta terus megujinya dan Emma selalu dan selalu bermusuhan dengan si Oja.

" .....yang dekat akan kelihatan jauh, yang jauh akan terlihat dekat, yang dekat bisa saja menyakiti dan yang jauh bisa saja melindungi."

Masalah banyak yang terjadi di kehidupan Emma tetapi.. Emma semakin bingung dia hidup untuk apa didunia?

"Jangan sesekali menyalahkan takdir, karena takdir ada juga karena mu." Rangga

chap-preview
Pratinjau gratis
Cinta dan Omong kosong
        Hai, namaku Emma, umurku 16 tahun. Aku tinggal di jakarta bersama papaku dan mamaku, iya aku memanggil papaku ya papa bukan bapak. Dan kebetulan mamaku melahirkan ku dalam keadaan belum punya anak, jadi aku adalah anak satu-satunya kesayangan mereka. Harus kesayangan!  Iya aku tinggal di jakarta dengan bahasa ku sendiri. Bukan seperti orang-orang di luar sana yang sering menggunakan kata gue dan lo. Aku ga suka dengan keramaian dan aku lebih suka sendiri, hobiku adalah di kamar duduk dan rebahan, serta marathon film kesukaan ku. Kalau ada drama korea yang bagus aku tonton dan kalo ada anime yang bagus aku tonton, intinya aku menghargai semua film ko apalagi film Indonesia. Jaya Indonesia!!         Ya sebulan yang lalu aku dan temanku yang namanya Citra baru saja masuk ke sekolah impian kita sejak SD, intinya dimana ada Citra disitu ada aku si Emma cantik! Dan hidupku yang banyak masalahnya timbul ketika SMA. Anak siapa coba yang mau kena masalah terus pas SMA, padahal kan kata orang itu, "Masa SMA itu paling indah tau.."  Iya semoga aja iya!         Ini adalah kisahku yang sangat aku ingat-ingat sampai sekarang, iya memang jika hidup ga ada cobaannya itu ibaratkan air tanpa s**u kental manis, behh enak sekali dah tuh. Ets.. tapi hati-hati jaga air susumu karena nanti malah disiram air tuba! (Aku udah pantes jadi orang bijak belum nih!?). ia memang dulu pas kecil aku ingin jadi Bos perusaahn nantinya, pengin banget malah! iya perjalanan pas SMA ini lah yang membuatku jantungan tiap detik. Gimana enggak coba?! dan nanti kita tahu sendiri ko lewat baca buku ini..         Berawal dari aku bangun dari tempat tidur, anak mana yang ingin dibangunkan terus melanjutkan mimpinya menjadi seorang Milyader! iya mungkin ga adalah, iya makanya aku kesal disini karena pagi-pagi sudah dibangunkan alarm yang ternya aku sendiri yang memasangnya. Arggghh! Iya tak apalah yang udah biar lah berlalu. OUH IYA! hari ini aku berangkat sekolah! inikan hari senin..          Aku langsung keluar kamar, dan berlari secepat kilat menuju kamar mandi, tetapi tepat di depan pintu kamar mandi. Tiba-tiba aku ditarik oleh harumnya sepotong roti dan ya aku makan dulu lah yakali berangkat sekolah dalam perut laper! , Yap kenyang dong!  Dan aku bergegas ke kamar mandi. Aku tinggal dirumah bersama bibi Asiyah, dikarenakan mama dan papa jarang pulang semenjak ada proyek yang harus dikerjakan bersama di kalimantan. Mau tidak mau aku harus tetap tinggal dan melanjutkan sekolahku dan ditemani oleh bibi Aisyah. Bibi Aisyah adalah pembantu paling setia dan peka deh No debat!  Setiap hari dia pasti menyiapkan apa saja keperluanku dan merapikan semua yang berantakan dirumah iya itu karena ulah ku si, tapi aku tetep berusaha jadi anak yang baik ko enggak bandel!         Setelah berkemas dan meminum s**u hangat yang diberikan bibi untukku, aku langsung berangkat bareng Citra. Yap aku kan pernah bilang disitu ada Citra ya disamping dia harus ada aku!  Sesampai nya di sekolah yang kami impikan ini, ternyata terasa sepi sekolahnya semacam rumah sakit yang telah terbengkalai puluhan tahun, ini kemana semua orang!?         "Ra, ko sepi gini yah ni sekolah, perasaan dulu rame dah, apa ini sekolah libur yah!?" Tanya aku ke Citra yang ada di sampingku dengan rasa penasaran.         "Ga mungkin orang ini kan mapelnya Bu Nida masa iya sekolah diliburkan." Jawab Citra yang penuh  gagasan, analisis, hipotesis dan pengalaman!         "Benar Juga!" Jawabku yakin seyakin-yakinnya!                 Bukan apa-apa sih emang Citra orangnya teliti, nah kebalikan dari aku, aku orangnya teledor iya mungkin kurang di asah aja ketilitianku hehe..          Just Info nih!   dari pembicaraan yang tadi nih, kita nyebut nama Bu Nida kan. Nah itu yang perlu kita bahas! Bu Nida adalah seorang guru yang baik, dermawan suka nolong orang dan tidak sombong! iya aku menulis gagasan itu karena itu memang benar seperti itu, tapi kekurangannya ialah dia suka lupa berbuat baik dan dermawan dalam hal nilai kepada siswa angkatan kami, dan lupa agar tidak sombong dalam menutupi pertasinya, yang dulu dia belajar dengan tekun dan akhirnya dia menjadi Guru terpenting dan terkiller di sekolah kami, demikian adalah gagasan dari aku dan Citra terima kasihh..          Ouh iya soal masalah sombong nih yah, iya mungkin itu salah penilaian aja dari kita, karena pas dulu awal masuk sekolah Bu Nida hadir dengan tubuh yang tinggi, berkaca mata, selalu bawa buku dan pulpen! nah masalahnya disini, ketika kita awal masuk dia memberi sambutan dan menceritakan kerja kerasnya untuk menjadi seorang guru. iya kami engga masalah si soal ceritanya, barangkali niatnya untuk memotivasi orang agar seperti dia.          Tapi.. yang buat kita kesel tuh dia bercerita di upacara pertama kita di sekolah selama 2 jam! engga deh kita kurangin dikit aja selama 1.58 jam!. Gimana anak-anak engga kesel coba!, iya dia sombong karena dia menepuk-nepuk dadanya sendiri untuk mnunjukan bahwa dialah orang hebat, dan kita ambil kesimpulan sombong tu dari temen-temen seangkatan ko! jadi kami engga egois nih yaa.          Udah-udah engga baik ngomongin orang di belakang, mending ngomong di depan aja biar menantang!, iya kita memang engga berani si hehe..         Setelah diskusi aku dengan Citra, kitapun menuju ke kelas kita. kita?  iya kita memang satu kelas, ingat disitu ada Citra disitu juga ada aku!         Tepat di depan kelas, kita mendengar  suara ricuh di daerah taman, "Ada apa itu ma?" ucap Citra kaget.         "Iyaudah yuk kita cek!" kita langsung bergegas tanpa menaruh tas terlebih dahulu di kelas. dan ada kaka kelas dua orang yang sedang melawan anak kelas 10, iya melawannya pukul-pukulan lah bukan main catur! Yang dua orang itu ternyata kelas 12 dan yang satunya kelas 10. Iya agak engga normal sih ,masa kelas 12 berantem sama anak kelas 10, terus perbandingan jumlahnya engga seimbang lagi.         Ternyata sekolah sepi karena ulah mereka, gimana engga sepi orang semua anak-anak kumpul di taman, ini guru-guru pada kemana dah!? Piknik?!  Pagi-pagi ada aja yang membuat heboh kayak gini.         "Eh bukannya itu si Reza yah anak kelas 10 IPS 1?" Saut siswa di depan Citra. Citra dan aku pun menerobos kerumunan anak-anak yang sedang menonton ajang adu tonjok itu, iya maaf sangking penasarannya nih! jarang-jarang ada anak yang berani gitu seperti Reza!         Tiba-tiba ada seorang cowo yang masuk kedalam kerumunan dan langsung melerai mereka, ternyata itu ketua OSIS di sekolah kita.         Dia adalah ka bagus, dia orangnya tegas dan keras kepala sih terkadang. "BUBAR SEMUAA!!" Teriak ka bagus menakuti semua siswa-siswi yang ada disitu, aku pun lari dengan Citra ke kelas kita. Gimana engga takut, badan dia tinggi, bidang dan berurat urat kepalanya. Ets.. dan jangan lupa dia selalu memakai seragam yang rapi dan juga selalu memakai jam tangan kebanggannya itu, yap warna hitam!         "Bruug" Sialnya aku menabrak salah satu kaka kelas. "Kalo jalan liat-liat dong! Kamu baru kelas sepuluh aja sudah belagu gimana nanti jadi kaka kelas!?" Prolog ceramah dari seorang kaka kelas yang sudah menjadi hal yang wajar bagi telinga kami para adik kelas, yang mungkin prinsip kaka kelas di sekolah kami adalah kalau engga ngasih ceramah ke adik kelas engga ada asik-asiknya sekolah di SMA.         "M-maaf ka engga sengaja" Sontak aku langsung minta maaf sambil menunduk lesu.         "Maaf..maaf.. Ini bukan lebaran ini hari selasa!" Entah ngelawak atau apa nih kaka kelas engga jelas banget sumpah! Iya sih ini hari selasa, aku juga tahu kali.         "Iya maaf ka, kan saya engga sengaja tadi buru-buru.." Ucap aku untuk pembelaan diri!         "Iya ka kami tadi engga sengaja, soalnya kami gugup.." Syukurnya Citra membela aku, kenapa engga dari tadi si Citraa!?         "Ada apa ini? Jam pertama mau dimulai! Cepat kalian masuk ke kelas!" Kata-kata yang berasal dari guru aku, pak Anton namanya, syukur..syukur.. akhirnya bebas juga dari masalah kaka kelas! Iya bukan takut sama orangnya sih, takutnya dia kan cowo barangkali nyebarin masalah tadi ke angkatannya dan aku di labrak deh nanti! Ya ampun jangan sampai deh amit..amitt         "Permisi ka, mohon maaf sekali lagi." Saut kembali aku yang memastikan kaka kelas cowo tadi telah memaafkanku.          Sebelum jawaban terdengar oleh aku apa yang dikatakan kaka kelas itu selanjutnya, aku langsung saja bergegas ke kelas karena takut barangkali Bu Nida sudah ada di kelas. Aku engga mau berususan dengan Bu Nida deh, intinya aku engga mau telat!         Sesampainya dikelas akhirnya aku dan Citra bisa duduk dengan lega karena sampai detik ini tidak ada yang dapat merobohkan mental yang ada pada jiwa saya hari ini.         "Ah tadi sangat kacau banget sekolah kita, untung ada kaka ketos idaman, kyaaaa" Ucap centil dari orang yang duduk didepan sambil menolehkan kepalanya kepadaku. Orang yang tadi centil adalah Fara.         "Engga ah biasa aja." Jawab aku karena topik pembicaraan ga sesuai dengan apa yang aku suka,         Aku tidak suka orang berantem kaya gitu apalagi berantemnya karena hal yang sepele, itu kaya anak kecil banget tahu. Apalagi sekarang aku benar-benar tidak mengerti hati cowo itu gimana, apakah dia hanya mempermainkan orang yang dia suka atau menfaatkan orang yang dia suka untuk melakukan apa yang dia mau?!         "Iya biasa aja." Jawab ketus Citra         Percaya engga kalau kita punya sahabat atau teman dekat itu, jika teman dekat kita disakiti kita juga merasakan rasa sakit itu? Jika kalian tidak merasakannya mungkin ada yang salah dengan persahabatan kalian! Hayo lo..         Sama halnya rasa sakit aku yang didapat dari hati seorang Citra, Citra sakit iya aku ikut sakit lah. Karena dulu saat kita masih SMP ada orang yang menyakitinya dengan cara yang keji sih menurut aku. Dia ditembak nih sama cowo kelas sebelah yang dimana si cowo itu sangat tergila-gila dengan Citra, dan ingin terus merjuangin cintanya.          Sebut saja cowo itu namanya Delta, singkat cerita si Delta di terima oleh Citra karena perjuangannya yang telah meluluhkan Citra dan Citra pun mulai percaya dengan cintanya Delta.         Tetapi setelah beberapa bulan dijalani, Citra mulai risih terhadap sikap Delta yang engga masuk asal menurut Citra. Karena Delta hanya mengandalkan nafsunya ketika Citra sudah ada di genggamannya. Delta terus melukai Citra karena memuaskan kekesalannya ketika Delta ada masalah dan sedang kesal, Citra lalu memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Delta. Tetapi Delta tidak tinggal diam, dia terus menolak dan megancam Citra, jika Citra memutuskan hubungan dengan Delta maka si k*****t ini(Delta) akan meneror Citra, bukan hanya Citra saja tetapi keluarganya Citra juga akan ikut terkena imbasnya!          Akhirnya dengan berat hati Citra tetap mempertahankan hubungan itu. Iya emang teror seperti apa yang akan dilakukan bocah SMP kelas 8 coba? Pertanyaan terus berdatangan di pikiran aku ketika dulu saya diceritakan seperti itu oleh Citra. Dan Endingnya dalam kisah Citra dan Delta pun berakhir, karena semenjak dilanjutkannya hubungan, Citra terus disakiti dari fisik maupun psikis. Dan yang paling parah Delta mengajak teman-temannya untuk menculik Citra dan dinikmati bersama-sama.          Gila kan? Iya memang Gila! dengan PD nya Delta mengancam seperti itu alhasil aku engga tinggal diam dong! aku laporin aja ke papa dan akhirnya papa, menghubungi orang tuanya dan delta sekarang tidak di kota kami lagi.          Makanya aku dan Citra adalah spesies manusia yang paling benci cowo dan paling engga percaya, tapi kalau aktor-aktor di film bolehlah engga benci kan cuma hiburann hehe..           Kalau belum siap patah hati, jangan coba-coba mencintai yah cantik!                          Nah, dari pelajaran itulah kami semakin sebel dengan namanya cowo, hidup emang tidak adil buat cewe( bodoamat kalo cowo aku gatau). Seenggaknya kita harus bisa lebih pintar dari omongkosongnya cowo! dari sinilah akan aku buktikan bahwa cewe lebih hebat dari pada cowo!         Kembali lagi yok kecerita yang tadi!                    

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

TERNODA

read
198.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
60.4K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook