Adeline membuka pintu ruang kerja Dave. Saat ini Aadi sudah tidur dan itu artinya ia ada waktu untuk bicara dengan suaminya. Dave mendongak lalu mengulurkan tangannya meminta Adeline mendekat. Meski tadi ia marah, namun kedatangan Adeline tidak bisa ia tolak. "Aku ingin kita bicara, Dave." ucap Adeline lalu berlari menerima uluran tangan Dave kemudian segera duduk dipangkuan pria itu. "Jika ini tentang keraguanmu, aku tidak ingin menjawabnya." ucap Dave membuat Adeline segera menggeleng. "Bukan, Dave. Dan untuk masalah tadi aku minta maaf. Tidak seharusnya aku meragukan kasih sayangmu pada putra kita." ucap Adeline membuat Dave tersenyum lalu mengecup bibir istrinya kilat. "Lalu sekarang mau bicara apa?" tanya Dave lembut. Adeline mengelus wajah Dave pelan."Dave.." "Hm?" "Menurutmu

