20. Takdir Sekarang dan Masa Lalu

1102 Kata

Mereka berangkat tepat pukul delapan. Glen langsung mengantar Nandira ke rumah ibu dan ayahnya, seperti permintaan gadis itu tadi malam. Mereka sampai di sana setelah lima belas menit di perjalanan. "Kamu ngga mau masuk sebentar?" tanya Nandira pada suaminya. Glen melihat jam yang melingkar di tangannya. "Nanti siang aja ya, Sayang. Waktunya mepet, khawatir kalau kelabasan ngobrol sama ayah," kata Glen. Nandira mengulum senyum. "Nanti siang aku pulang langsung ke sini, mampir sekalian jemput kamu," sambung pria itu. "Ya udah, kamu hati-hati di jalan," ucap Nandira, lantas meraih tangan suaminya untuk berpamitan. Gadis itu mencium punggung tangan Glen, dan Glen mencium kening istrinya sebelum gadis itu bergerak menjauh. Glen juga sempat mengusap kepala Nandira lembut. "Barang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN