Sore itu, Gladis tampak berjalan kembali menuju kamar kontrakannya. Dia baru saja membeli mie instan untuk bahan makanan. Gang-gang kecil yang diapit oleh lingkungan kumuh itu Gladis lewati. Dia sudah akan sampai di kamar kontrakannya. Namun, langkahnya itu terpaksa berhenti setelah melihat beberapa orang pria berjaket hitam berdiri di sekitar tempat tinggalnya. Mereka terlihat sedang menunggu pemilik kamar itu, yang tak lain dan tak bukan adalah Gladis. Orang-orang itu adalah utusan Madam Laurie, Gladis sangat yakin dengan prasangkanya. Tanpa pikir panjang lagi, wanita itu segera berbalik dan berlari meninggalkan lingkungan dan kamar kontrakannya. Namun, kesialan menimpanya, salah satu dari pria berjaket hitam itu berada di belakang Gadis. Hampir saja gadis itu tertangkap, beruntung

