"Hm. Ya udah iya. Saya akan di sini saja. Berdiri di sampingmu," kata Gibran tanpa malu. "Cie ...." Sontak seisi ruangan pun meneriakinya. Suasana menjadi heboh gara-gara kedatangan Gibran dan Ridho. Untungnya, kakak-kakak kelas yang laki-laki berhasil membuat situasi kembali tenang. Sementara itu, si gadis yang sedari tadi berbicara dengan Gibran sekilas memasang wajah malu-malu. Tak salah memang jika dia sampai malu-malu. Gadis mana yang tidak salah tingkah ketika ada seorang lelaki tampan seperti Gibran yang memperlakukannya dengan seperti itu? "Sudah, jangan banyak bicara! Ini bagusnya dikasih hukuman apa, ya?" tanya gadis itu ke semuanya. "Suruh joget aja, Kak," sahut beberapa orang yang juga merupakan murid baru. "Cih." Gibran mendecak. "Joget sama nyanyi, ya? Setuju gak semua

