Bersamaan dengan itu, Ridho sudah bangkit dari posisi push up nya. Ya, dia pun sudah menyelesaikan hukuman yang diberikan oleh guru barunya itu. "Nah iya. Itu maksud gue," kata Gibran. "Kompensasi apaan? Gak ada. Sekarang, silahkan kalian menuju ke aula," ucap Pak Makmur. "Ya udah iya," ucap Gibran sedikit tak suka. "Bagus. Sekarang kalian berdua silahkan ke aula," kata Pak Makmur. Gibran dan Ridho menuruti perintah Pak Makmur. Mereka bergegas untuk menuju ke aula. Namun entah mendapatkan pemikiran dari mana, pada saat berada di balik tembok, tiba-tiba Gibran menghentikan langkah kakinya. "Kenapa lo, Bran?" tanya Ridho. "Lo mau ke mana?" tanya Gibran balik. "Ke aula, lah," jawab Ridho. "Parah lo. Ngapain juga ke sana? Lo ke sana cuma akan menjemput hukuman," kata Gibran. "Lah. Te

