"Emm ... Sebenarnya gue cuma mau nanya aja sama lo." "Nanya apa?" "Temen lo itu apa suka sama Lisa?" tanya Adel. "Temen gue yang mana?" "Si ngeselin itu. Si Gibran," jawab Adel. "Oh. Gak tahu, sih. Kayaknya sih iya," ucap Iqbal. "Emang kenapa? Lo tertarik sama dia?" Gue tertarik sama orang nyebelin kayak gitu? Ya nggak mungkin, lah." "Iya. Karena lo tertariknya udah terlanjur sama gue," kata Iqbal. "Sumpah lo sama temen lo itu sama aja. Sama-sama ngeselin." "Hahaha ... Daripada kesel, mending lo duduk aja. Jangan masuk! Jangan ganggu mereka, dan biarkan saja mereka tidur!" perintah Iqbal. Tak ia sangka, ternyata Adel mau duduk di kursi yang sama dengannya. Bukannya apa-apa. Ia masih ingin menjaga Lisa. Lisa masih berada di dalam ruangan sana dalam kondisi tertidur. Dan di dalam
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


