37

1102 Kata

POV Satria "Jengkel aku ni tiap lihat anak kau tu. Sampai ingin kuberi dia tu pelajaran!" kata Redi dengan jengkel, satu tangannya mengusap-usap Raja yabg tertidur di pangkuannya. Bukan hanya dia, aku juga jengkel tiap Zaki tersenyum-senyum kecil padaku, entah apa maksud Zaki. Apa mungkin mengejek ayahnya ini? Tapi walau dia begitu menyebalkan, tetap saja aku tidak rela seorang pun menyakitinya, termasuk si preman pasar ini yang begitu arogant. Pernah aku dia todong pistol gara-gara mau pinjam uang, kubilang tidak ada. Karena tidak mau mati konyol apa boleh buat, akhirnya kupinjami. "Jangan usik anak itu sama sekali. Walau dia seperti itu, hatinya baik," kataku yang tak rela Zaki disakiti. Redi menatapku dengan sebelah mata terpicing. "Tapi aku ni tak pernah lihat kebaikannya sikit pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN