Rami bersandar puas. “Lihat? Teka-tekiku lucu dan akurat.” Rora menunjuknya sambil tertawa. “Oke! Untuk pertama kalinya… kau lucu!” Rami tersenyum tipis. “Tentu saja. Aku tidak selalu kaku.” Jose mengangkat alis. “Lain kali jangan pakai statistik.” “Tidak janji,” jawab Rami santai. Rora langsung manyun. “Tapi sebenarnya biasa aja. Nggak lucu-lucu amat. Yang lain dong.” Ruka mengangkat kepala. Suaranya pelan, tapi tegas. “Aku ada satu. Teka-teki: Apa hal paling berbahaya di dunia ini… yang bisa bikin orang jatuh… tapi bukan monster, bukan musuh, bukan senjata?” Suasana langsung serius. Kei berbisik, “Ini… lucu kan?” Ruka tersenyum kecil. “Jawabannya… lantai licin gara-gara kalian rebutan bantal dan numpahin minuman tadi.” Rora mengedikkan kepala. “Cepet kali jawab. Kami baru mau

