Perdebatan rora dan kei

989 Kata

“Eh, kita ke samping rumah yuk. Luas banget, banyak pohon, ada saung juga. Enak tidur di sana, anginnya alami,” kata Rora. “Ya!” jawab yang lain serentak. “Bawa cemilan sama minuman sekalian, biar ada yang dikunyah,” lanjut Rora. “Minuman mana? Itu sudah habis, Rora,” protes Asa. “Ah diamlah,” respon Rora sambil berjalan santai menuju dapur. Kei dan yang lain hanya melongo melihat kelakuannya. “Gila, anak itu mau nyolong aja ke sana,” kata Kei. “Dia itu antara terlalu berani atau nggak punya rasa malu,” kata Jose. “Sepertinya dua–duanya ada,” tambah Arvino. Asa, Rami, dan Ruka hanya terkikik melihat tingkah Rora. Tidak lama kemudian, Rora keluar dari dapur membawa sekotak minuman botol. “Ayo ke saung!” serunya sambil berjalan duluan. “Heii cewek gila! Kau ambil tanpa izin!” teri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN