"Namanya Pandu Adhinata bukan Adinata Wijaya," ucap Ridho yang duduk di sebelah Annisa yang tengah mengemudikan mobil yang mereka tumpangi, wanita itu tidak membiarkan Atqa atau Ridho mengemudi dalam keadaan emosi, terlebih lagi mereka masih menahan nyeri di beberapa bagian tubuhnya akibat ulah Adi alias Pandu. "Kenapa Mama sama Papa enggak pernah cerita yang sebenernya sama Atqa?" tanya Atqa dengan suara bergetarnya menahan sakit pada luka robek di bibir terlebih sebuah luka yang kini menganga di hati perihal kematian orang tuanya. "Sebenarnya kami memang berancana merahasiakan semua ini dari kamu, kami tidak ingin peristiwa tragis itu membayangi dan memganggu kejiwaan dalam pertumbuhan kamu, Sayang. Tapi, sekarang kamu sudah dewasa dan keadaannya sudah seperti ini, maka kami akan men

