"Tapi ini makam Bundaku." Ara dan Atqa saling tatap penuh tanda tanya, sedangkan Ridho dan Annisa pun saling tatap lalu keduanya sama menatap Ara tidak mengerti. "Sayang, maksud kamu apa? Ini makan ibu kandung Atqa." Ara menggeleng mendengar pertanyaan tersambung pernyataan yang Annisa lontarkan. "Enggak mungkin, Tante, ini makam ibu aku, ibu yang meninggal saat melahirkan aku," jawab Ara sambil mengusap air matanya. "Siapa yang bilang?" tanya Ridho penasaran, tapi tetap bernada lembut ia tidak mau terkesan menekan gadis yang memang terlihat sedang tertekan itu. "Sejak kecil, Bapak selalu mengajakku ke sini, menziarahi makam ibu," jawab Ara menyakinkan mereka yang masih tampak tidak percaya, Anissa dan Ridho saling melempar pandang, seolah berbicara lewat tatapan. "Sayang, tapi

