"Aa bos, harusnya Aa enggak perlu repot-repot nganterin aku. Aku bisa pulang sendiri," ujar Ara tidak lama setelah Atqa menjalankan mobilnya. "Enggak repot, kok, Ra. Justru aku bakalan lebih repot kalau kamu pulang sendirian terus kamu kenapa-kenapa, 'kan aku jadi enggak punya asisten lagi," jawab Atqa yang tengah fokus mengemudi hari sudah mulai gelap saat itu. "A', kenapa sih, Aa bos enggak pernah bilang sama aku kalau Kak Jelita sebenernya bukan istri Aa?" tanya Ara, mungkin hanya untuk mengisi kekosongan waktu karena tidak da yang bisa mereka bicarakan. "Kenapa gitu? Harus benget aku ngasih tau kamu? Ntar kalau kamu tau aku masih sendiri kamu malah naksir aku lagi!" jawab Atqa kali ini disertai tawa renyah. "Ih, Aa bos apaan, sih! Enggak mungkin atuh aku naksir Aa bos!" jawab Ar

