Tutup Cerita

2343 Kata

Aku segera berlari menuju pintu samping. Ku gedor-gedor pintu namun, tidak ada yang menghiraukan. "Ibu Kunti, bukain pintu!" panggilku. Malam ini di sekitar rumah terlihat sepi. Tak ada satupun tetangga ku yang terlihat di teras rumah. Mungkin karena cuaca yang sangat dingin membuat mereka tidak keluar rumah. Resto dan Coffe Shop juga sudah tutup. Biasanya jam segini karyawan-karyawan pada istirahat. Begitu juga dengan Inir Axelle, pasti sudah masuk kamar. "Inir aku chat dari tadi kenapa belum juga di read," ucapku lirih. Aku mengecek handphone dan melihat pesan yang aku kirim ke Inir Axelle yang centang dua tapi belum terbaca. "Ibu Kunti juga gak jawab, ini pada kemana sih ...." Aku kembali mengetuk pintu berharap ada seseorang yang bisa mendengar dan segera membukakan pintu. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN