"Aku pusing! Mendengar kalian bicara, biarkan aku pergi dari sini," ucapku. "Jangan Hiranya, aku mohon jangan pergi, jangan tinggalkan aku. Percayalah apa yang aku katakan tadi. Sebenarnya aku hanya ingin menjaga harga diri," kata Haveda. "Jangan percaya! Kak Veda itu berdusta. Dia hanya ingin mengambil hatimu," ucap Gadis. "Gadis stop, jangan meracuni pikiran Hiranya!" kata Haveda. "Siapa yang meracuni! Aku kan ngmo apa adanya. Pada kenyataannya kamu memang membohongi Hiranya kan ...." "Semua itu karena kamu juga kan," lanjut Haveda. "Dih, kok jadi nyalahin Gadis. Dasar laki-laki cemen, melimpahkan kesalahan pada perempuan." "Gadis! Kamu memang perempuan licik. Mencari kebenaran sendiri, aku tahu aku juga salah tapi tidak sepenuhnya," teriak Haveda. "Kamu tahu siapa aku, jika aku

