EPISODE || Keluarga Erdason

1052 Kata

Alice's POV ___________ Duduk di lantai dengan beralaskan karpet, sembari menghadap sebuah laptop yang kubiarkan menyala begitu saja. Kedua mataku sedang memperhatikan makanan-makanan yang ada di ujung meja sebelah kiri dengan perasaan sedih dan menyesal.  Sayang sekali makanan sebanyak itu tak tersentuh. Aku bahkan sudah mencicil beberapa kali. Mulai dari sushi, spageti dan yang lainnya. Ini karena aku terlalu rakus. Semua kubeli demi menyambut Sjhon yang tidak datang sampai sekarang.  Ingin menangis, tetapi aku sudah dewasa dan kurasa itu berlebihan.  Kini, makanan itu juga sudah dingin, meskipun masih bisa dimakan. Sama dinginnya dengan telapak kakiku dan tubuhku karena aku malas untuk sekadar mengambil selimut di dalam kamar.  Jam sudah menunjukan pukul 12 malam. Harusnya, seja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN