Alesya duduk di sofa yang berada di ruangan Kent, suasana canggung melingkup mereka berdua. Alesya tahu ini salahnya, seharusnya ia beritahu Kent lebih awal, namun, sudahlah, ini sudah terjadi. “Apa maksud dari ini semua, Alesya?” pertanyaan dingin dan menusuk keluar begitu saja dari mulut Kent seraya melemparkan majalah wanita dengan cover seorang wanita dengan dress minim serta wajah yang sangat amat mirip dengannya. “Dia adikku, kembar lebih tepatnya. Namanya.. aku yakin kau pasti sudah tahu siapa namanya, anak kedua dari pasangan Rio Mahendra dan Nada Revenna, anak yang selalu dinomorsatukan dengan segudang pretasi yang diraihnya. Sekarang berprofesi menjadi model yang mungkin sedikit terkenal. Aku dan dia? Tidak cukup dekat. “Apa lagi yang kau ingin tahu? Oh ya, mengapa aku tidak m

