Kent menyerbu bibir Alesya dengan tak sabaran, membuat Alesya kewalahan membalas ciuman Kent kali ini. Alesya pun membuka mulutnya, membiarkan Kent menggoda lidahnya, saling berpautan. Kent menurunkan cumbuannya pada leher jenjang nan putih milik wanita-nya.Tangan Kent mulai bergerilya. Pria dengan kabut gairah dimatanya itu, menatap Alesya yang sedang mengatur napasnya. “Kau yakin?” Alesya menjawabnya dengan anggukan—walaupun dihatinya ada segenap keraguan. *** Tubuh Kent ambruk disisi wanita cantik yang masih terengah sehabis merasakan sensasi yang baru baginya. Wajah yang memerah dengan mata tertutup serta mulut yang sedikit terbuka, menjadi pemandangan menarik bagi Kent. “I love you, i trully love you,” ujar Kent membuat perhatian Alesya teralihkan. Wanita itu tersenyum kecil dan

