“Alesya,” panggil Kent pada Alesya yang masih sibuk memainkan ponselnya. Setelah ia mengisi perutnya, wanita itu langsung mengambil ponselnya dan tidak memedulikan Kent. Kent menghampiri Alesya dan merangkul pundaknya, mendorong kepalanya untuk bersandar di pundak pria itu. Alesya tidak menolak, ia menyimpan ponselnya dan bersandar dengan nyaman di pundak lelaki itu. Setelah pulang kantor, Kent kembali mengajaknya ke apartemen pria itu lagi. Kali ini, Alesya tidak menolak. “Ceritakan tentang keluargamu,” ujar Kent membuat Alesya mengeryit heran. “Apa?” “Ceritakan tentang keluargamu, aku ingin mengetahuinya kebih lanjut tentang keluarga calon istriku,” goda Kent seraya mengerlingkan matanya. Alesya memukul d**a Kent, membuat Kent berniat melakukan sesuatu agar perilaku barbar Alesya hil

