23. Dua Situasi Berbeda

1217 Kata

Braaakkk!!! Lagi-lagi Eric Devandra yang tengah marah dan hatinya bergejolak, raut wajahnya begitu tidak bersahabat ketika dia pulang ke rumahnya. Eric membanting daun pintu rumah mewah milik kakek dan neneknya. Sontak, semua asisten rumah tangga yang tengah mengerjakan pekerjaan rumah, bergeming tidak berani menatap wajah tuannya. Namun mau tidak mau salah satu dari mereka harus menyambut kedatangan Eric Devandra. “Maaf, Tuan! Apa ada yang Tuan butuhkan? Akan kami siapkan!” sapa salah satu asisten rumah tangga yang usianya menginjak paruh baya. “Enyahlah kalian semua dari hadapanku! Aku tidak mau diganggu dan aku hanya ingin sendiri!” Eric menjawab dengan datar. Begitu dingin dan garang. “Baik, Tuan!” Asisten rumah tangga itu pun minggir dari hadapan Eric Devandra. Selepas Erik kemb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN