"FILM HOROR MALAM INI! Yang berani nonton, kumpul jam 8 malam di ruang tengah! Ada popcorn dan teror gratis!" Pengumuman Bima di grup w******p membuat Lira penasaran. "Tuan, apa itu film horor?" Arsya menurunkan laptop. "Cerita bergambar yang dibuat untuk menakut-nakuti." "Mengapa manusia menciptakan ketakutan untuk hiburan?" Lira mengernyit. "Bukankah ketakutan adalah musuh?" "Manusia memang aneh, Lira." Naya lewat. "Gue bawa selimut. Buat sembunyi kalo takut." Lira mengangkat dagu. "Aku tidak takut! Aku asisten de—asisten kakak! Apa pun yang manusia ciptakan, aku hadapi!" --- Jam 8 malam. Ruang tengah berubah jadi bioskop mini. TV layar lebar 32 inci—pinjaman Bima. Bean bag dan bantal berserakan. Bu Rini ikut, bawa kacang goreng. "Kita nonton apa?" Rania duduk di bean bag pali

