Amarah

1050 Kata

Jangan lupa love nya ya karena itu sangat membantu perkembangan cerita ini. Happy reading... **** Devian POV. Langkahku terhenti mengejar Ferisha yang sudah memasuki mobil ketika deringan ponsel membuat ku berdecak melihat siapa yang menelfon. Arleta Fransiska. Dengan malas, aku mengangkat telfon itu lalu menempel kan nya ditelinga. " Hallo sayang. " Aku mendecak malas, " To the point!" desakku. Karena harus mengikuti mobil yang membawa Ferisha pergi, jika terlambat aku harus kehilangan jejak istriku itu dan tidak tau harus mencari nya kemana. " Sayang, kau bisa kesini? Perutku sakit sekali. " Rengek wanita diseberang sana, lagi-lagi harus membuatku menghela nafas frustasi, " Tidak bisakah nanti saja?!! " " Ini demi bayimu Dev. " Damn!! Aku memutuskan sambungan, lalu be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN