Jangan lupa love nya ya karena itu sangat membantu perkembangan cerita ini. Happy reading... **** Langkah kaki membawaku untuk berdiri didepan rumah bertingkat tiga ini, dengan perkarangan luas, serta beberapa pohon yang menjulang tinggi membuat rumah Asri benar-benar terlihat Asri dan nyaman. Pintunya masih tertutup, sehingga aku harus mengetuk pintu itu terlebih dahulu. Sambil menunggu seseorang membuka pintu, aku duduk di salah satu kursi setengah rotan, untuk menikmati udara segar. Tidak butuh waktu lama, pintu berdecit menampilkan seorang wanita dengan pakaian santai nya, memeluk ku dengan tatapan bahagia. " Ferisha.... Aku tidak menyangka kau akan berkunjung kerumahku. " tutur Asri setelah melepaskan pelukannya. Aku tersenyum, " Terimakasih sudah menerima ku dirumah mu

