Mungkin kau lelah dengan jenaka. Namun, apa kau pernah merindu tangis? Mungkin kau jenuh dengan damai. Namun, apa kau lebih menyukai gamang? Mungkin kau benci dengan hilang. Namun, sudahkah kau berteman baik dengan ikhlas? Ini bukan tentang cara untuk mempertahankan yang ada. Tetapi bagaimana cara merelakan bagi yang tidak ingin tinggal. *** 5 tahun kemudian... Dulu, semua orang akan menatapnya penuh kekaguman. Hanya dengan duduk berdiam diri di restoran yang sama seperti ini, dengan setelan jas yang terasa begitu pas membalut tubuh tegapnya. Jam tangan mahal yang menghiasi pergelangannya. Sepatu mengkilat yang bisa dijadikan sebagai cermin untuk siapa pun yang tunduk di hadapannya. Sekarang, tidak lagi. Semua itu telah lenyap. Lelaki itu hanya bisa duduk tak berdaya di atas kursi

