"Eh, bangun! Astaga, kamu tidur mulu. Eh, bangun!" Samar-samar kudengar suara Damian. Suara yang menyebalkan, jauh dari kata lembut. "Ganggu mulu sih? Orang lagi sakit, diganggu ... mulu," kataku kesal, merengut dan menguap. "Bukan aku ganggu, kamu tidur mulu! Gimana kepala gak pusing! Melek matanya!" "Nih, nih, nih, aku melek! Puas?" Kedua mataku melotot ke arah Damian yang duduk dengan wajah masam. Idih, kalau ekspresi wajahnya kayak gitu, jeleknya nauzubillah. "Nah gitu doang. Jadi makhluk itu jangan kebanyakan tidur. Melek!" Ck, giliran aku saja dibilang gitu, coba kalau si Miau. "Enggak apa-apa Miau tidur. Mungkin dia kecapekan." Najis, kecapekan ngapain coba? Mual banget dengernya. "Emang mau ngapain bangunin aku?" tanyaku menurunkan selimut yang menutupi tvbuh sebatas d

