Aku terkejut mendengar jawaban Damian. si Miau bikin malu saja. Untung saja diunjukinnya di depan Damian saja bukan di depan orang lain. "Emang si Miau dapat CD-ku di mana, Dam?" Aku penasaran juga sama kelakuan si Miau. Mana mungkin dia masuk ke dalam lemariku, terus narik-narik pakaian dalamku itu. "Enggak tau. Aku lihatnya dia dapat dari kolong meja sofa. Kayaknya waktu kita main di sofa, kamu lupa ambil." Astaghfirullah, nih orang kalau ngomong frontal banget. Tapi, apa benar aku lupa CD-ku ketinggalan gara-gara habis main di sofa? Ck, tapi tetap saja si Miau tidak sopan. Main gigit salah satu penutup aset berhargaku. "Dasar Kucing gak tau etika, gak ada adab," cibirku kesal. Kedua matanya mendelik, seperti tak suka. Aku menoleh, memberanikan diri membalas tatapannya. "Apa?

