Bab 19. Aneh

1085 Kata

Perlahan, kedua mataku mulai terbuka. Kepala terasa sangat pusing dan sangat berat. "Salsa, Salsa kamu udah sadar, Nak?" Terkejut, mendengar suara bapak. Membuka mata sempurna, ternyata benar di depanku ada bapak yang duduk dengan raut wajah sumringah. "Bapak?" tanyaku antara percaya dan tidak percaya. Seingatku sebelum ada di sini, ada orang yang menarikku masuk ke dalam mobil. Dan terus ... Tidak tahu apa yang terjadi lagi. "Iya, Nak. Kemaren sore waktu bapak baru nyampe ke rumah Damian, kata Mang Sukra, Damian nyuruh Bapak ke rumah sakit. Katanya kamu ada di rumah sakit." Penjelasan Bapak membuatku terkejut. Aku ingat betul sempat dipaksa masuk ke dalam mobil dan mulutku dibekap. "Sekarang jam berapa, Pak?" "Jam 7 pagi." Pantas saja kepalaku sangat pusing. Lama sekali ping

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN