Evelyn terbangun saat matahari telah mencapai posisi tertinggi, ia bisa merasakan kalau tubuhnya telah lebih baik dari sebelumnya. Diliriknya Mairen yang masih tertidur pulas disebelahnya, Evelyn beranjak bangun berniat mengganti pakaiannya dibantu oleh para pelayannya. Evelyn merasakan jika sesuatu yang tidak baik akan terjadi, karena itu ia memilih bangun dan berniat pergi ke ruang tahta. Entah karena suara ribut yang dilakukan pelayan pada akhirnya Mairen terbangun. "Kau sudah bangun?" Tanya Evelyn melihat sang adik dari balik cermin. Terlihat Mairen mengucek matanya, masih sangat mengantuk tapi ia sadar harus segera bangun. Tidak mungkin untuknya tidur di kamar Ratu sementara sang kakak pergi. "Sudah, kakak ingin kemana?" Tanya Mairen bangun lalu mendekati Evelyn. Evelyn mengusap

