38

1007 Kata

Di ruang jamuan semua anggota keluarga kerajaan berkumpul, sementara Evelyn datang terlambat karena harus mengurusi Damian yang bersikap kekanakan. Mairen makan dengan berantakan namun tidak seorang pun yang menegurnya, entah karena merasa lelah menegur atau memang tidak masalah dengan tingkah urakan Mairen. "Sepertinya kakak benar-benar menikmati hari pertamanya sebagai istri sampai terlambat turun." Kening Evelyn berkerut ia menghampiri Mairen, sedangkan orang-orang yang menyadari kedatangannya langsung pura-pura sibuk dengan makanan mereka. "Adik kesayanganku ini sepertinya butuh bimbingan kebangsawanan oleh Lady Marie," ucap Evelyn yang berdiri dibelakang adiknya. Tersenyum manis sementara Mairen merasakan dingin dibelakang tengkuk nya. "Ah kakak, kau terlihat luar biasa." Mairen be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN