Ibu... "Sam..." Ibu! "Samuel..." IBU!! "SAMMY!!" Felly terbangun dari tidurnya. Napasnya tersengal kuat dan keringat dingin memenuhi pelipisnya. Felly mendudukkan dirinya di kasur dan menyandarkan punggungnya di kepala kasur. Kamarnya gelap dan hanya ada pencahayaan dari lampu tidur saja. Felly melipat kakinya dan memeluk kedua kakinya dengan erat, merasa kesepian dan ketakutan disaat bersamaan. Felly tidak pernah takut akan gelap. Tapi sekarang entah kenapa dia takut dan merasa sangat cemas. Segera, Felly melompat dari kasur dan menuju tembok, menekan saklar lampu di sana dan membuat kamarnya terang kembali. Felly menatap pintu kamarnya dengan lamat. Tangannya kemudian terulur, memutar kenop pintu yang ternyata masih terkunci. "Nona." Suara di luar terdengar. Di tengah malam sepert

