Felix kecil baru saja keluar dari kamarnya saat melihat Felly, sang adik yang saat itu berumur 3 tahun sedang berdiri di depan pintu kamarnya. Felix kecil mengangkat sebelah alisnya dengan heran. "Sedang apa kau—" "Syuttt!" Ucap Felly kecil dengan pipi gembulnya yang makin gembul. Felly menyimpan jari telunjuknya di depan bibir. Wajahnya belepotan coklat di mana-mana. Felly mengulurkan sebuah cup es krim yang masih tersegel ke hadapan Felix. "Ini buat Felix." Katanya cadel. Felix mendengus geli. Dia berjongkok di hadapan Felly dengan senyum kecilnya. Felix sangat menyayangi anak ini. Anak yang dengan santainya menyentuh pipi Felix dengan lembut, disaat orangtua kandung Felix bahkan sering menamparnya di bagian sana. "Benarkah? Ini untukku?" Tanya Felix. Felly mengangguk lucu. Dia makin

